Kegiatan Bina Desa tahun ini juga melibatkan berbagai pihak, termasuk dukungan dari PT TIMAH (Persero) Tbk yang berperan dalam penguatan program pemberdayaan masyarakat dan pengembangan generasi muda.

Dukungan dari PT TIMAH ini akan digunakan untuk mendukung kegiatan penanaman mangrove, pengembangan tanaman toga (tanaman obat keluarga) untuk mendukung ketahanan pangan serta menekan angka stunting di wilayah pesisir.

Irfan menambahkan, kolaborasi ini menjadi pengalaman penting bagi mahasiswa dalam memahami langsung kondisi masyarakat sekaligus mengasah kemampuan sosial dan kepemimpinan di lapangan.

“Ini tahun kedua kami melaksanakan kegiatan Bina Desa. Kami melihat masyarakat sangat terbuka dan mendukung kegiatan mahasiswa. Harapannya sinergi ini bisa terus berlanjut,” katanya.

Baca Juga  Kasus Korupsi Komplotan Harvey Moeis, Rieke 'Oneng': Langkah Awal Benahi PT Timah

Ia juga berharap dukungan berbagai pihak, termasuk PT TIMAH, dapat terus diperkuat dalam mendukung kegiatan pemberdayaan masyarakat berbasis desa.

“Harapan kami, PT TIMAH dan berbagai pihak lainnya terus berkolaborasi dalam kegiatan seperti ini. Karena dampaknya sangat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Melalui keterlibatan dalam program Bina Desa ini, PT TIMAH terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan generasi muda, peningkatan kualitas pendidikan, serta pengabdian kepada masyarakat di wilayah operasional perusahaan. (*)