Akibatnya, pelayaran rute Sadai-Belitung dan Sadai-Tanjung Gading dihentikan sementara.

Amblasnya Jembatan MB tersebut disebabkan konstruksi yang sudah rapuh karena usia dan korosi.

Dermaga Sadai dibangun pada tahun 1994 lalu dan telah dua kali direhabilitasi pada tahun 2014 dan 2019.

Sebelumnya, Kadishub Babel, M Haris mengatakan Pemprov Babel berencana mengalihkan rute pelayaran Belitung-Sadai ke Pelabuhan Pangkalbalam.

Saat ini, Dinas Perhubungan Provinsi Babel telah berkoodinasi dengan KSOP Pangkalbalam, Pelindo dan ASDP.

“Kita carikan solusi agar kapal sandar dan bongkar muatan dari Belitung dapat dilakukan di Pelabuhan Pangkalbalam,” ungkap Kadishub Babel, M Haris, Selasa (23/6/2026).

Menurut Haris, Gubernur Babel memerintahkan agar pelayaran Belitung tidak terhenti dan dialihkan ke Pangkalbalam.

Baca Juga  Ternyata Pembakar Mobil di Black Jack Toboali Adalah Eks Suami Siri, Ini Motifnya

“Pak Gubernur meminta pelayaran tidak terhenti dan harus tetap berjalan dengan opsi ke Pelabuhan Pangkalbalam,” ujar Haris.