Breaking News: 4 Remaja Tersesat di Bukit Maras, Tim SAR Lakukan Penyisiran
Merespons laporan tersebut, tim diberangkatkan pada pukul 20.56 Wib menuju titik lokasi kejadian yang berjarak sekitar 72 kilometer. Setibanya di posko SAR gabungan di kaki Bukit Maras menjelang tengah malam, tim langsung menggelar briefing kilat guna mematangkan strategi pergerakan.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, menegaskan bahwa pergerakan operasi malam ini melibatkan sinergi dari berbagai unsur, yang terdiri dari 4 personel Rescuer Kansar Pangkalpinang, BABINSA, Babinkamtibmas, personel BKSDA, BPBD Kab. Bangka, anggota Saka SAR, dan Tim Pengelola Bukit Maras.
“Para rescuer saat ini sudah berada di posko lapangan dan selesai melaksanakan koordinasi serta briefing taktis dengan seluruh unsur gabungan. Mengingat para korban sempat berinisiatif mengikuti aliran arus sungai, para rescuer akan memprioritaskan penyisiran di sepanjang jalur vegetasi sungai tersebut,” ungkap Mikel dalam keterangannya, Minggu (28/6/2026) malam.
Dalam pelaksanaan operasi ini, cuaca dilaporkan berawan dengan kecepatan angin 5 knot ke arah timur. Faktor penghambat utama yang dihadapi oleh tim di lapangan adalah masalah visibilitas atau jarak pandang yang sangat terbatas di malam hari.
Guna menyiasati hambatan tersebut, operasi ini didukung oleh berbagai peralatan taktis, termasuk penggunaan drone thermal untuk mendeteksi panas tubuh korban dari udara, koneksi internet satelit Starlink, alat komunikasi mumpuni, peralatan mountaineering, serta kesiapan logistik medis darurat.
“Fokus dan target utama para rescuer malam ini adalah segera menemukan posisi keempat remaja tersebut dan memastikan mereka mendapatkan penanganan medis awal, mengingat kondisi mereka dilaporkan sudah sangat kelelahan,” tutup Mikel.
