Ia yakin, defisit ini bisa ditutupi dengan dengan silpa dan rasionalisasi kegiatan yang dinilai tidak ada manfaat untuk masyarakat.

Pembahasan akan dilakukan bersama DPRD, guna memberikan masukan kepada pemkab, terkait mana saja kegiatan yang kira-kira tidak bermanfaat untuk masyarakat.

Lalu, Algafry Rahman juga menyampaikan tentang pertumbuhan ekonomi yang menjadi prioritas pemerintah dengan cara meningkatkan UMKM masyarakat.

Tidak hanya itu, bidang pendidikan dan kesehatan juga menjadi tolak ukur yang harus diprioritaskan oleh Pemkab Bangka Tengah karena penting bagi daerah.

“Lalu, lapangan kerja memang juga harus digenjot, kita terus membuka kesempatan bagi investasi yang mau masuk ke Bangka Tengah,” katanya.

Baca Juga  Geger! Pertikaian Berdarah, Seorang Warga Desa Terak Tewas