“Kami berharap pada saat jadwal pembahasan nanti, seluruh tim TAPD dan para kepala OPD dapat hadir langsung. Kita ingin proses ini berjalan dengan baik, teliti, dan sesuai target perencanaan yang telah ditetapkan,” tegas Ketua DPRD.

Dalam sidang paripurna tersebut, Bupati Bangka Barat, Markus, menyerahkan dokumen rancangan anggaran kepada pimpinan DPRD. Ia memaparkan rencana tema pembangunan 2027 yang mengusung “Peningkatan Transformasi Struktural Ekonomi, Sosial, dan Tata Kelola Pemerintahan”.

Di hadapan para anggota dewan, Bupati Markus memproyeksikan pendapatan daerah tahun 2027 sebesar Rp803.753.789.459, dengan belanja daerah diperkirakan mencapai Rp1.067.774.969.314,31. Neraca ini memicu defisit anggaran sebesar Rp264.021.179.855,31 yang direncanakan ditutup melalui pembiayaan netto.

Baca Juga  Jika Terpilih, Bang Gidit Siap Perjuangkan Belolaut Jadi Kecamatan

Bupati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada DPRD Bangka Barat yang terus bersinergi dalam mengawal perencanaan makro daerah. Ia berharap KUA-PPAS ini dapat dievaluasi bersama demi kemajuan daerah.

“Harapannya, melalui kerja sama dan evaluasi bersama dewan terhadap perencanaan tahun 2027 ini, pelaksanaan pembangunan dapat lebih terarah dan terkendali demi kemajuan Bangka Barat,” pungkas Markus.