Febrie mengakui jika rumah di Sentul adalah miliknya. Namun kata Febrie uang ratusan miliar yang ditemukan tersebut bukanlah miliknya.

Menurutnya, uang tersebut ada pemiliknya.

”Uang itu ada pemiliknya dan ada kegiatannya. Tetapi tidak bisa saya sebutkan dalam forum ini. Yang jelas uang tersebut bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Di sisi lain, Febrie tetap menghormati proses hukum yang sedang dijalankan polisi dan tetap menunggu hasilnya.

Terpisah, Mabes Polri dan Polda Metro Jaya Jumat malam juga menggelar konferensi pers hasil penggeledahan 13 titik terkait dugaan korupsi dan TPPU kasus Blackout PLN, PT Asabri, dan Kratau Steel.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bhudi Hermanto menyebut hingga saat ini polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap 15 saksi.

Baca Juga  Suplai Air Bersih Sungai Puput Perumdam TSS Terganggu Aktivitas Tambang Liar

”Pemeriksaan akan terus berjalan kepada saksi lainnya,” ujar Bhudi.

Polisi juga memastikan dalam waktu dekat akan segera menetapkan tersangka dalam kasus ini.