“Kami atas nama pihak sekolah merasa sangat bangga dan bersyukur atas prestasi luar biasa yang diraih oleh anak didik kami, Rahmat Dani, Raditya, dan Fiona. Menjadi pemenang di tingkat kabupaten bukanlah perkara mudah, terlebih persaingan tahun ini sangatlah ketat. Khususnya bagi Rahmat telah membuktikan bahwa murid SMA Muhammadiyah Toboali memiliki daya saing yang tinggi dan mental juara,” ungkap Supiandi, Minggu (12/7/2026).

Menurutnya, keberhasilan mempertahankan gelar Bujang Bangka Selatan ini menjadi momentum penting yang membuktikan bahwa kualitas pembinaan di SMA Muhammadiyah Toboali berada di jalur yang tepat dan berkelanjutan.

Di lingkungan sekolah, Rahmat dikenal sebagai murid yang aktif dan berprestasi. Hal ini dibuktikan ketika malam grand final Bujang Dayang Bangka Selatan yang membuat Rahmat Dani tampak begitu menonjol dan tak tertandingi adalah keberanian serta kemampuannya dalam menjawab pertanyaan juri secara lugas menggunakan bahasa Inggris.

Baca Juga  Yuk Daftar! Pemkab Basel Buka Beasiswa Junjung Besaoh Goes to Campus 2025

Ketika finalis lain memilih menjawab dengan bahasa Indonesia, Rahmat dengan penuh percaya diri memaparkan strategi konkret mengenai promosi pariwisata dalam bahasa Inggris yang fasih, terstruktur, dan tata bahasa yang baik.

Sebagai Bujang Bangka Selatan 2026 yang baru terpilih, Rahmat Dani menyampaikan rasa terima kasihnya yang mendalam kepada orang tua, guru, dan teman-teman di SMA Muhammadiyah Toboali yang tiada henti memberikan dukungan.

Rahmat Dani bersama Dayang Bangka Selatan terpilih berkomitmen untuk bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan dalam mempromosikan sektor pariwisata daerah.

Pencapaian bersejarah ini menjadi bukti nyata bahwa SMA Muhammadiyah Toboali tidak hanya fokus pada keunggulan akademik, tetapi juga konsisten melahirkan generasi transformatif yang siap membangun daerah.

Baca Juga  114 Pejabat Eselon Bangka Selatan Dilantik, Bupati Riza: ASN Tak Becus Kerja, Langsung Dicopot!