Tepat pada pukul 15.44 WIB, seluruh penumpang berhasil didaratkan di dermaga. Dari total 253 penumpang, 252 orang berhasil dievakuasi dalam kondisi sehat dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga serta otoritas setempat. Sementara itu, satu orang penumpang dilarikan ke Rumah Sakit Bakti Timah untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

Menanggapi insiden ini, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kakansar) Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, mengimbau kepada seluruh pelaku pelayaran dan masyarakat agar lebih waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem di perairan Bangka Belitung.

“Mengingat cuaca yang saat ini sering kali tidak bersahabat, kami mengimbau kepada seluruh nakhoda dan operator pelayaran untuk selalu memantau perkembangan prakiraan cuaca sebelum memutuskan untuk berlayar. Pastikan juga ketersediaan logistik darurat dan kelengkapan alat keselamatan di atas kapal selalu dalam kondisi siap pakai,” tegasnya.

Baca Juga  Pencarian Jasad Pilot Helikopter di Belitung Timur Tak Buahkan Hasil, Tim SAR Gabungan Resmi Tutup Operasi

Lebih lanjut, ia menyampaikan pesan penting bagi masyarakat luas terkait akses layanan bantuan Search and Rescue (SAR). “Kami selalu menyiagakan personel dan alut untuk merespons cepat setiap kejadian. Bagi masyarakat yang mengetahui atau mengalami kondisi kedaruratan yang membahayakan jiwa manusia, baik di perairan, darat, maupun udara, jangan ragu untuk segera menghubungi Basarnas melalui layanan Emergency Call di nomor 115. Layanan ini siaga 24 jam dan bebas pulsa. Kami hadir di tengah masyarakat dengan semangat Quick Action,” pungkasnya.

Dengan berhasilnya proses evakuasi seluruh penumpang secara aman, Operasi SAR gabungan di perairan Pangkalbalam tersebut secara resmi dinyatakan ditutup, dan seluruh unsur SAR yang terlibat telah dikembalikan ke kesatuannya masing-masing.

Baca Juga  754 Siswa di Pangkalpinang Raih Beasiswa Cendekia, Budi Utama: Menuju Pendidikan Berkualitas