“Apa yang dilakukan BPKP melalui pengawasan dan pendampingan pada dasarnya untuk memastikan amanah undang-undang dan regulasi tetap dijalankan pada jalur yang benar,” imbuhnya.

Sekda Hefi juga mengungkapkan bahwa kunjungan BPKP ke Bangka Selatan yang dilakukan secara berkala memiliki arti penting bagi pemerintah daerah. Sinergi yang terjalin selama ini dinilai mampu mengeliminasi berbagai kekhawatiran yang sebelumnya muncul dalam pelaksanaan tata kelola pemerintahan.

Terkait agenda utama kunjungan, Sekda Hefi menjelaskan bahwa kegiatan MPAK menjadi perhatian bersama karena bertujuan menumbuhkan budaya antikorupsi hingga ke tingkat paling bawah.

“Salah satu agenda inti besok adalah kegiatan Masyarakat Pembelajar Anti Korupsi (MPAK). Kami akan mengundang pemerintah desa dan kelurahan untuk duduk bersama dengan BPKP dalam kegiatan tersebut. Karena itu, mari kita pastikan seluruh pihak yang diundang dapat hadir,” ungkapnya.

Kegiatan MPAK diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat pemahaman, kesadaran, dan komitmen antikorupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa dan kelurahan, guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.