Peduli Isu Desa, Mahasiswa Babel Sampaikan Aspirasi dan Program Bina Desa ke Pemprov
Fery menegaskan bahwa berbagai isu yang disampaikan dalam audiensi tersebut sejatinya telah menjadi perhatian pemerintah daerah. Pemprov Babel terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota, instansi terkait, maupun pihak swasta agar penanganannya dapat dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.
“Persoalan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, termasuk distribusi BBM bersubsidi merupakan hal yang terus menjadi perhatian pemerintah. Pendidikan dan kesehatan sendiri merupakan program prioritas yang terus kami dorong agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” katanya.
Terkait dengan program Bina Desa, Fery menyatakan dukungannya dan berharap kegiatan tersebut mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di pedesaan.
“Kami menyambut baik program Bina Desa yang diinisiasi oleh mahasiswa. Semoga kegiatan ini dapat menjadi bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam membangun Babel,” tuturnya.
Audiensi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh dialog. Pemprov Babel berharap komunikasi dan kolaborasi dengan kalangan mahasiswa dapat terus terjalin sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
