Cegah Penimbunan BBM Subsidi, Polres Bateng Awasi Antrean di SPBU Koba dan Nibung
Sementara itu, langkah represif diwujudkan melalui pemeriksaan serta penertiban terhadap kendaraan yang diduga menggunakan tangki BBM hasil modifikasi yang tidak sesuai standar. Pemeriksaan dilakukan secara humanis namun tegas untuk mencegah praktik penimbunan maupun penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Dari hasil kegiatan pengawasan di SPBU Kelurahan Berok dan SPBU Desa Nibung, petugas tidak menemukan kendaraan yang menggunakan tangki BBM modifikasi. Selain itu, tidak terdapat aktivitas pengisian BBM untuk kendaraan truk di SPBU yang tidak menjual Bio Solar, sehingga seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.
Kapolres Bangka Tengah AKBP Samuel Simanjuntak, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Bangka Tengah IPDA Dedi Sudrajat, menyampaikan bahwa pengawasan distribusi BBM akan terus dilakukan secara berkelanjutan untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran.
“Polres Bangka Tengah berkomitmen mengedepankan langkah preemtif, preventif, dan represif dalam mengawasi pendistribusian BBM bersubsidi. Kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi ketentuan yang berlaku serta tidak melakukan praktik-praktik yang dapat merugikan masyarakat luas. Sinergi antara masyarakat, pengelola SPBU, dan aparat kepolisian sangat diperlukan agar penyaluran BBM berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran,” ujar IPDA Dedi Sudrajat mewakili Kapolres Bangka Tengah.
Polres Bangka Tengah memastikan kegiatan pengamanan dan pengawasan di seluruh SPBU akan terus ditingkatkan sebagai bentuk kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman sekaligus menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi BBM bagi masyarakat.

