Sempat Terlihat Diseret Predator, Jasad Korban Terkaman Buaya di Baturusa Berhasil Ditemukan
“Upaya penyisiran yang terus dilakukan oleh tim akhirnya membuahkan hasil. Predator buas tersebut akhirnya melepaskan gigitannya, dan tubuh korban ditemukan mengapung di permukaan air, tidak jauh dari posisi perahu karet (rubberboat) milik Basarnas yang sedang melakukan penyisiran,” ungkap Supani.
Mengetahui hal tersebut, personel Tim SAR Gabungan yang berada di rubberboat bergerak cepat dan sigap untuk mengevakuasi tubuh korban dan memasukannya ke dalam kantong jenazah. Selanjutnya, jenazah korban langsung dibawa menuju Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Kepulauan Bangka Belitung untuk dilakukan penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Dengan telah ditemukannya korban, maka Operasi SAR Kondisi Membahayakan Manusia (KMM) di aliran Sungai Baturusa ini secara resmi dinyatakan selesai dan ditutup.”Kami mengucapkan turut berbela sungkawa kepada keluarga korban. Kami juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang terlibat, meliputi Polairud, BPBD, Aparat Desa setempat, serta masyarakat yang telah bahu-membahu bersama Rescuer Basarnas dalam operasi kemanusiaan ini,” tutupnya.

