Ubah Keterbatasan Jadi Motivasi: Kisah Aikal, Anak Pedagang Ikan Keliling yang Raih Beasiswa PT Timah
Usaha tersebut akhirnya membuahkan hasil. Aikal berhasil melewati proses seleksi dan memperoleh kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di Pemali Boarding School.
Menurutnya, program tersebut memberikan banyak manfaat. Selain memperoleh akses pendidikan yang lebih baik, ia juga memiliki kesempatan untuk bertemu dengan teman-teman dari berbagai daerah dan belajar hidup lebih mandiri.
“Bisa sekolah di sini membuat saya punya banyak teman dan belajar mandiri. Program ini juga sangat membantu kondisi ekonomi keluarga,” tuturnya.
Menjalani pendidikan di asrama membuat Aikal harus beradaptasi dengan kehidupan yang jauh dari orang tua. Namun, ia memilih menjadikan pengalaman tersebut sebagai bagian dari proses untuk tumbuh dan berkembang.
Semangat belajar serta keinginan untuk meraih cita-cita menjadi bekalnya dalam menjalani hari-hari di Pemali Boarding School.
Bagi Aikal, setiap proses yang dilaluinya saat ini merupakan bagian dari perjuangan untuk mewujudkan harapan masa depan. Ia ingin terus belajar dan suatu hari nanti dapat memberikan kebahagiaan bagi kedua orang tuanya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada PT TIMAH lewat program Kelas Beasiswa yang telah membantu dan menerima saya menjadi salah satu siswa di sini,” katanya.
Program Kelas Unggulan Pemali Boarding School merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Timah Tbk di bidang pendidikan.
Program tersebut ditujukan bagi pelajar berprestasi yang memiliki potensi akademik, namun menghadapi keterbatasan ekonomi untuk melanjutkan pendidikan.
Melalui program beasiswa ini, sebanyak 36 siswa berhasil lolos seleksi dan memperoleh kesempatan menempuh pendidikan di Pemali Boarding School.
Program tersebut menjadi salah satu upaya PT TIMAH dalam memperluas akses pendidikan bagi generasi muda di sekitar wilayah operasional perusahaan. (*)

