​Menurut Amri, potensi lonjakan 20 ribu pemilih baru ini harus menjadi perhatian serius bagi para peserta pemilu, khususnya partai politik dan caleg tingkat DPRD Provinsi yang ingin meraup suara maksimal di wilayah Bangka Selatan.

​Meski jumlah pemilih terus bertambah, Amri menegaskan bahwa peluang penambahan kursi DPRD Kabupaten Bangka Selatan untuk Pileg 2029 sangat kecil. Mengutip data Disdukcapil Basel, saat ini jumlah penduduk Bangka Selatan berada di kisaran 219.000 jiwa.

​”Sangat tidak mungkin menambah kursi lagi di 2029. Perubahan dari 25 ke 30 kursi kemarin saja memakan waktu bertahun-tahun sejak 2004 hingga 2024. Jadi fokus peserta pemilu bukan pada penambahan kursi, melainkan bagaimana merebut pundi-pundi suara dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang kian gemuk,” jelasnya.

Turut hadir dalam rakor tersebut, Ketua APDESI Bangka Selatan Muklis Insan, perwakilan KPU Bangka Selatan Rahmad Nadi, serta jajaran pemangku kepentingan terkait.