Ia menambahkan pemerintah terus memperluas akses pembiayaan, meningkatkan kualitas produk, memfasilitasi sertifikasi, mempercepat digitalisasi, hingga membuka akses pasar yang lebih luas agar UMKM mampu naik kelas dan semakin kompetitif.

“Kita juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla),” terang Fery.

Ia menambahkan, Pemprov Babel juga telah membentuk Unit Reaksi Cepat yang yang dipimpin BPBD dan melibatkan berbagai instansi untuk mempercepat penanganan bencana.

“Unit ini diharapkan dapat menjalankan tugasnya dengan baik sehingga kebakaran lahan dapat diminimalisir,” katanya.

Tak hanya itu, Fery turut menyinggung proses penyusunan RKPD Tahun 2027 dan meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) menyiapkan program-program prioritas yang benar-benar memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Kegiatan yang berdampak langsung terhadap pelayanan publik dan masyarakat harus menjadi prioritas,” ujarnya.

Pj Sekda Fery juga mengajak seluruh ASN terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas pelayanan, karena keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh program, tetapi juga oleh kualitas ASN sebagai pelayan masyarakat, fasilitator pembangunan, penggerak transformasi digital, sekaligus agen perubahan.

Semangat penguatan koperasi dan UMKM dapat menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kinerja, memperkuat koperasi dan memberikan pelayanan publik yang semakin berkualitas.

“Mari bekerja dengan integritas, profesional, dan semangat pengabdian demi terwujudnya koperasi berdaya, UMKM naik kelas, ASN berdampak, Bangka Belitung maju, Indonesia berjaya,” tutup Fery.*