Dongkrak Akuntabilitas dan PAD, BP2RD Bangka Barat Hadirkan Aplikasi SI JAPRI
Ia menambahkan, kehadiran SI JAPRI ditargetkan mampu mendongkrak efektivitas kinerja ASN, khususnya bagi para bendahara penerimaan dalam menyusun pelaporan. Dengan pemanfaatan teknologi informasi ini, seluruh proses pelayanan, penyampaian laporan, pengelolaan data, hingga pemantauan kegiatan kini dapat diakses secara elektronik.
“Kami berharap melalui aplikasi ini meningkatkan efektivitas kinerja ASN khususnya bendahara penerimaan dalam pelaksanaan penyusunan pelaporan serta dalam upaya mewujudkan transparansi, akuntabilitas, serta efektivitas pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” lanjutnya.
Melalui implementasi SI JAPRI, pengelolaan pelaporan serta administrasi pajak dan retribusi daerah kini dapat dilakukan dengan memangkas birokrasi konvensional.
Langkah transformasi digital yang digenjot oleh BP2RD Bangka Barat ini diharapkan mampu mengoptimalkan potensi penerimaan sektor pajak dan retribusi daerah secara berkelanjutan demi mendukung jalannya pembangunan daerah.
Di akhir penyampaiannya, Muhammad Ali juga mengapresiasi kerja keras seluruh tim yang telah merancang, membangun, dan mengembangkan aplikasi ini. Ia berharap SI JAPRI dapat terus dikembangkan ke depan sebagai wadah utama dalam penetapan kebijakan PAD guna membawa kemajuan bagi Kabupaten Bangka Barat.

