Hadir untuk Masyarakat, PT Timah Dekatkan Layanan Kesehatan Berkualitas di Bangka Selatan
“Dari tahun ke tahun saya melihat konsistensi PT TIMAH tidak berubah. Dukungan dan kontribusinya kepada masyarakat Kabupaten Bangka Selatan sangat luar biasa. Semoga seluruh program yang dijalankan terus berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih luas. Di usia ke-50 tahun ini, semoga PT Timah semakin jaya, semakin sukses, terus berkolaborasi, dan terus membangun masyarakat melalui program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” harapnya.
Salah seorang warga Bager, Toboali, Desi (31), mengaku bersyukur dapat mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis tersebut. Informasi mengenai kegiatan itu diperolehnya dari seorang teman, sehingga ia segera datang agar tidak kehabisan kesempatan.
“Senang bisa ikut pemeriksaan kesehatan gratis ini. Tadi ditelepon teman, katanya ada pemeriksaan kesehatan gratis. Saya langsung buru-buru ke sini karena takut sudah tutup. Untungnya masih bisa daftar meski baru dapat informasinya siang,” katanya.
Desi mengatakan layanan ini sangat membantu masyarakat, terutama karena tidak hanya memberikan pemeriksaan kesehatan, tetapi juga edukasi mengenai pentingnya menjaga kesehatan sejak dini.
“Layanan pemeriksaan kesehatan PT TIMAH memang sangat dibutuhkan warga seperti kami karena sangat membantu mengurangi biaya berobat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ritania (39), warga Batu Perahu. Ia datang untuk memeriksakan kondisi kesehatannya setelah beberapa hari terakhir sering mengalami pusing.
“Sudah beberapa hari ini saya sering pusing. Dengan adanya pemeriksaan kesehatan seperti ini, kami jadi lebih peduli dengan kondisi tubuh. Tadi saya sempat khawatir jangan-jangan darah tinggi, tetapi dokter menjelaskan bahwa saya hanya perlu lebih banyak istirahat dan menjaga pola makan, termasuk mengurangi makanan berminyak. Jadi bukan hanya diperiksa, saya juga mendapatkan pengetahuan yang bisa diterapkan setelah pulang,” tuturnya.
Bagi Desi, pemeriksaan kesehatan tersebut menjadi pengingat untuk lebih memperhatikan kondisi tubuh. Sementara bagi Ritania, edukasi yang diterimanya menjadi motivasi untuk mulai menerapkan pola hidup yang lebih sehat guna mencegah berbagai penyakit. (*)

