Mendapati hal tersebut, sang istri, Sun Moi, segera melaporkan kejadian ini ke Pos SAR Belitung pada pukul 18.30 WIB untuk meminta bantuan SAR.

Merespons laporan kondisi membahayakan manusia (KMM) tersebut, Tim Rescuer dari Pos SAR Belitung langsung diterjunkan ke lokasi kejadian pada pukul 18.48 WIB. Saat ini, sebanyak enam personel SAR bersama sebelas orang dari pihak keluarga tengah menyisir area penemuan barang bukti.

Operasi SAR gabungan ini dikerahkan secara maksimal dengan melibatkan sejumlah alat utama (Alut), di antaranya perahu karet (rubber boat), perlengkapan medis dan komunikasi, hingga akses satelit Starlink. Untuk menyiasati kondisi gelap dan memantau pergerakan suhu di sekitar perairan yang rawan buaya, tim SAR juga menerbangkan drone thermal dan juga mengerahkan 1 unit alat CAPE (Crocodille Attack Protection Equipment) sebagai pelindung tim SAR dari predator buas saat melakukan pencarian.

Hingga berita ini diturunkan, operasi pencarian masih terus berlangsung. Pencarian di malam hari sangat menantang karena terbatasnya jarak pandang (visibility), ditambah lagi dengan risiko ancaman satwa buas di habitat aslinya. Tim gabungan terus berupaya dengan penuh kewaspadaan agar korban dapat segera ditemukan.