Bocor dan Kandas di Pantai Pukan, 2 ABK KM Nadira Berhasil Dievakuasi Tim SAR Pangkalpinang
Bahkan, sekoci yang ditumpangi oleh tim rescue sempat ikut kandas akibat kondisi perairan tersebut, namun beruntung situasi kritis itu berhasil diatasi dengan cepat oleh kesigapan personel di lapangan.
Setibanya di lokasi kejadian, tim mendapati kondisi KM Nadira sudah hampir dipenuhi oleh air laut. Meski demikian, Tim Basarnas bergerak cepat dan berhasil memindahkan kedua korban, yakni Herman (30) dan Saroni (30), beserta sejumlah peralatan berharga milik mereka ke atas sekoci dengan selamat.
Komandan Tim (Dantim) Basarnas, Gitri Prima mengungkapkan bahwa prioritas utama timnya di lapangan adalah keselamatan jiwa para awak kapal di tengah kondisi perairan yang kurang bersahabat.
“Proses evakuasi cukup menantang karena kami harus berhadapan dengan ombak yang besar, bahkan sekoci kami sempat kandas. Saat tim berhasil merapat, kondisi kapal korban sudah sepenuhnya kemasukan air. Alhamdulillah, fokus utama kami membuahkan hasil dan kedua korban berhasil kami evakuasi ke sekoci dalam keadaan selamat beserta barang-barang berharganya,” ungkap Gitri Prima.
“Untuk status kapal KM Nadira yang kandas dan dipenuhi air, nantinya akan dilakukan penarikan secara mandiri oleh rekan-rekan mereka. Tugas kami fokus pada operasi penyelamatan dan memastikan keselamatan nyawa korban,” tambahnya.
Setelah berhasil dievakuasi dari titik lokasi, kedua korban langsung dibawa oleh tim menuju Dermaga PTS Pangkalbalam. Setibanya di dermaga, kedua awak kapal tersebut langsung diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing dalam keadaan selamat, sekaligus menandakan ditutupnya operasi SAR ini. ##

