“Akurasi data menjadi kunci agar bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Saya berharap PSM dan TKSK terus berperan aktif dalam proses verifikasi, validasi, serta penyampaian informasi secara transparan,” ujar Markus.

Markus menambahkan bahwa penyelenggaraan kesejahteraan sosial tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Diperlukan kolaborasi kuat antara pemerintah daerah, kecamatan, desa, kelurahan, hingga pilar-pilar sosial di lapangan.

Selain bertugas memutakhirkan data, PSM dan TKSK juga memegang peran penting dalam melakukan pendampingan sosial, penanganan bencana, serta penanganan Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS).

Oleh karena itu, Markus menginstruksikan para camat untuk memperkuat koordinasi dengan dinas sosial dan pemerintah desa. Sinergi ini dinilai penting agar setiap permasalahan sosial di masyarakat dapat langsung diidentifikasi dan ditangani secara cepat dan terpadu.

Melalui rakor ini, Markus berharap forum tidak hanya menjadi tempat penyampaian informasi normatif. Ia meminta para peserta memanfaatkan ruang ini untuk mengevaluasi kendala lapangan, bertukar pengalaman, dan merumuskan solusi bersama demi meningkatkan kualitas pelayanan sosial di Bangka Barat. ##