“Disampaikan jika tidak dapat memenuhi kekurangan guru minimal dapat dilakukan bertahap karena tingginya angka pensiun guru. Tahun 2025 ada 103 pensiun, tahun 2026 ada 95 orang guru pensiun dan tahun 2027 nanti 87 orang guru memasuki usia pensiun belum tahun tahun sebelumnya,” kata Thoni Marza

Selain itu menurut Thoni Marza dalam upaya menutup kekurangan guru pihaknya juga menyampaikan dengan bersurat ke Kementerian Pendidkan Dasar dan Menengah. Juga berkoordinasi dengan BKN regional Sumbagsel.

Disampaikan bahwa untuk mengatur sebaran guru guru P3K dapat dilakukan mutasi.

“Mutasi guru P3K ini harus memang berdasarkan kebutuhan organisasi bukan keinginan individu atau kehendak masing inii masih dibicarakan dengan Kemendikdasmen dan dikoordinasikann dengan BKN Regional Sumbagsel,” kata Thoni Marza. (rls DM)