Salah seorang korban, Khairul (Laki-laki, 30 tahun), berhasil menyelamatkan diri dengan menggunakan tutup fiber sebagai alat bantu apung. Korban kemudian ditemukan dan dievakuasi oleh KM Lima Saudara Kandung. Sementara itu, empat orang lainnya hingga saat ini masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian, yaitu: Samsir Arwan (Laki-laki, 27 tahun) – Dalam Pencarian (DP), Andi Syamsu (Laki-laki, 53 tahun) – Dalam Pencarian (DP), Muhammad Irfan (Laki-laki, 28 tahun) – Dalam Pencarian (DP), Agustono (Laki-laki, 28 tahun) – Dalam Pencarian (DP)

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kantor SAR Tanjungpinang melaksanakan pre-communication (precomm) dan emergency communication (excomm) serta melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait, di antaranya SROP Tanjungpinang, KSOP Kelas II Tanjungpinang, HNSI Kepulauan Riau, Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang, serta pihak pemilik kapal.

Selain itu, Kantor SAR Tanjungpinang juga melakukan koordinasi dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak terkait kemungkinan pergerakan dan dukungan unsur Kapal Negara (KN) SAR dalam pelaksanaan operasi pencarian. Sementara itu, SROP Tanjungpinang turut berkoordinasi dengan SROP Natuna dan SROP Sintete guna memperoleh informasi terkait pergerakan kapal di sekitar lokasi kejadian.

Kantor SAR Tanjungpinang terus melakukan koordinasi dan pemantauan terhadap perkembangan informasi guna mendukung upaya pencarian terhadap empat korban yang masih dinyatakan hilang – hmstpi