Dosen Unmuh Babel Bekali Guru SD Negeri 5 Belinyu Skill Bahasa Inggris dan Water Rescue
Pada sesi kedua, Ratno Purnamasari, M.Pd., memfasilitasi materi keselamatan dasar di air atau basic water rescue. Mengingat Belinyu merupakan kawasan pesisir dengan potensi wisata bahari yang besar, keterampilan ini dinilai sangat krusial bagi tenaga pendidik.
Ratno memperkenalkan sekaligus mempraktikkan metode RTRGT (Reach, Throw, Row, Go, Tow). Metode ini merupakan hierarki teknik penyelamatan standar di air yang menekankan agar penyelamat mengambil risiko terendah terlebih dahulu seperti menjangkau dan melempar alat apung sebelum memutuskan untuk terjun langsung ke air. Dengan pembekalan ini, para guru diharapkan lebih tanggap dan siap menangani kondisi darurat guna mencegah risiko kecelakaan tenggelam pada siswa saat berwisata.
Kegiatan yang diinisiasi di bawah naungan Lembaga Penelitian, Pengabdian Masyarakat, Penerbitan dan Publikasi (LP3MPP) Unmuh Babel ini mendapat sambutan hangat dari pihak sekolah. Program ini tidak hanya menjadi wujud nyata hilirisasi kepakaran dosen, tetapi juga berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 3 mengenai Kehidupan Sehat dan Sejahtera.
Melalui sinergi perguruan tinggi dan sekolah ini, diharapkan para guru di Belinyu mampu meningkatkan kualitas dan keamanan layanan wisata edukasi, yang pada gilirannya akan turut memperkuat citra dan daya tarik sektor pariwisata lokal Bangka Belitung secara berkelanjutan.

