Menurut Tito, program apresiasi tersebut merupakan bentuk keseimbangan antara evaluasi terhadap pemerintah daerah dan pemberian penghargaan kepada daerah yang menunjukkan kinerja terbaik.

“Ini dalam rangka memberikan penghargaan kepada kepala daerah yang berprestasi,” ujar Tito.

Ia menjelaskan, apresiasi pemerintah daerah pada putaran kedua di wilayah Sumatra mencakup beberapa kategori strategis, yakni pengelolaan sampah dan lingkungan asri, akses penduduk terhadap layanan pendidikan, akses dan kualitas layanan kesehatan, serta implementasi Program 3 Juta Rumah.

Khusus bidang kesehatan, penilaian dilakukan dengan melibatkan Kementerian Kesehatan. Sementara itu, kategori lainnya melibatkan kementerian dan lembaga terkait sesuai dengan bidang penilaian.

Tito menegaskan, penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. “Bagi yang belum beruntung, masih ada putaran berikutnya. Yang sudah berhasil diharapkan bisa lebih baik lagi,” katanya.

Prestasi yang diraih Pemprov Babel menjadi tambahan capaian positif bagi pemerintahan di era kepemimpinan Gubernur Hidayat Arsani dalam memperkuat pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Dengan diraihnya penghargaan Terbaik I tersebut, Pemprov Babel menunjukkan bahwa upaya memperluas akses dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan terus mendapat perhatian dan menghasilkan capaian yang diakui di tingkat regional Sumatra.

Penghargaan ini sekaligus menjadi penyemangat bagi Pemprov Babel untuk mempertahankan kinerja, memperkuat inovasi pelayanan publik, serta memastikan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat di Bumi Serumpun Sebalai.