Kapolda Babel-Kapolda Kepri Perkuat Sinergi Berantas Penyelundupan Timah ke Luar Negeri
Agus menegaskan pertemuan ini juga menjadi bagian dari upaya penegakan hukum lintas wilayah guna memutus mata rantai penyelundupan komoditas strategis tersebut.
“Seperti kita ketahui, ada beberapa modus yang kerap digunakan para pelaku, salah satunya mengirimkan timah ilegal dari Bangka Belitung menuju wilayah Kepulauan Riau dengan cara transit di pulau-pulau kecil guna mengelabui pengawasan aparat,” ungkapnya.
“Maka dari itu, selain melakukan penegakan hukum, Polda Babel juga aktif membangun koordinasi dan kerja sama dengan sejumlah Polda lain seperti Polda Kepri, Polda Jambi, Polda Sumatera Selatan, Polda Lampung, Polda Banten, hingga Polda Metro Jaya. Langkah ini diambil mengingat jalur peredaran timah ilegal kerap melintasi berbagai wilayah tersebut sebelum sampai ke tangan penadah maupun diselundupkan ke luar negeri,” sambungnya.
Tak hanya itu, Polda Babel turut meminta asistensi dan petunjuk dari Bareskrim Polri serta Divisi Hubungan Internasional (Div Hubinter) Polri terkait kerja sama dengan pihak Kepolisian Diraja Malaysia (PDRM).
Hal ini penting mengingat berdasarkan hasil pengungkapan kasus oleh PDRM, ditemukan bahwa sejumlah timah ilegal yang berhasil diamankan di Malaysia ternyata berasal dari pengiriman melalui Bangka Belitung.
“Dengan adanya pertemuan ini, Bapak Kapolda Bangka Belitung menegaskan komitmennya beserta seluruh jajaran untuk terus memberantas tindak pidana penyelundupan timah yang berpotensi merugikan keuangan negara. Sinergi antar wilayah dan kerja sama lintas negara dinilai menjadi kunci penting dalam menekan praktik ilegal ini kedepannya,” pungkasnya.

