“AJI selalu fokus terhadap lingkungan ini dan bentuk komitmen AJI adalah dengan mendirikan Yayasan Kelekak Hijau Lestari yang akan bergerak di semua kegiatan bidang lingkungan,” terang Hendra.

Hendra juga memastikan kegiatan pelestarian lingkungan akan terus digerakkan AJI dengan memberikan dukungan dan bantuan kepada seluruh pihak yang memiliki satu komitmen dan semangat untuk melestarikan lingkungan Bangka Belitung.

“Kita juga terbuka untuk memberikan edukasi soal lingkungan dan mendorong jurnalis, mahasiswa maupun masyarakat untuk tidak bosan menyuarakan keberlangsungan lingkungan melalui sebuah karya tulisan,” ujarnya.

Ketua Yayasan Kelekak Hijau Lestari, Barlyanto jug mengatakan tingkat kepedulian masyarakat terhadap lingkungan masih sangat minim. Padahal kerusakan lingkungan yang terjadi sudah tersebar dimana-mana akibat pertambangan yang sudah berlangsung lama.

Penanaman bibit mangrove ini adalah titik awal untuk melakukan gerakan pelestarian lingkungan lain maupun berkolaborasi dengan beberapa komunitas lingkungan. Yayasan Kelekan Hijau Lestari siap mengelola lahan yang sudah rusak untuk kembali dipulihkan dengan melakukan berbagai upaya penyelamatan unsur tanah, tumbuhan hingga satwa.

“Selain menanam, kita juga akan berupaya untuk melakukan pembibitan. Jadi tidak hanya sekadar menanam, ada kelanjutannya untuk kita melakukan kegiatan yang lebih besar lagi. Saya yakin dan percaya jika teman-teman terus berkomitmen kita bisa sukses dalam melakukan konservasi,” tutup Barly.*