Lebih Segar dan Edukatif! Revitalisasi Taman Timah Bukit Baru Jadi Oase Rekreasi Keluarga
Salah seorang pengunjung, Jundi, warga Pangkalbalam, mengapresiasi pembenahan Taman Timah Bukit Baru. Menurutnya, keberadaan fasilitas yang semakin lengkap membuat taman tersebut menjadi pilihan menarik bagi keluarga, khususnya pada akhir pekan.
“Anak-anak bisa bermain. Saat akhir pekan ramai. Di sini anak-anak juga bisa mendapatkan pengetahuan tentang alam. Jadi tidak hanya bermain, tetapi ada unsur olahraga, wisata, dan edukasi,” katanya.
Senada dengan disampaikan Leo warga Gandaria yang mengaku sering berkunjung ke Taman Timah Bukit Baru untuk berolahraga.
“Di sini teduh suasananya asri nyaman untuk berolahraga. Apalagi ada fasilitas olahraga yang cukup lengkap, ada wahana bermain anak jadi sangat cocok dan yang penting ini gratis,” katanya.
Taman Timah Bukit Baru memang menjadi salah satu ruang publik yang cukup diminati masyarakat. Untuk wahana bermain saja, jumlah pengunjung diperkirakan mencapai sekitar 300 hingga 400 orang per hari, dan jumlahnya dapat meningkat pada hari libur.
Selain fasilitas rekreasi, kegiatan olahraga juga rutin digelar di kawasan tersebut. Setiap Minggu, masyarakat dapat mengikuti kegiatan senam bersama yang menjadi salah satu upaya menghidupkan ruang publik sekaligus mendorong pola hidup sehat.
Revitalisasi Taman Timah Bukit Baru merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk menyediakan ruang terbuka hijau yang sehat, nyaman, asri, dan menarik bagi masyarakat.
Taman Timah Bukit Baru juga diharapkan dapat menjadi ruang interaksi yang memberikan manfaat bagi masyarakat dari berbagai kelompok usia. Anak-anak dapat memanfaatkan wahana bermain dan fasilitas edukasi, sementara masyarakat dewasa dapat berolahraga maupun bersantai bersama keluarga.
Keberadaan fasilitas yang semakin lengkap ini sekaligus memperkuat fungsi ruang terbuka hijau sebagai tempat berkumpul masyarakat yang sehat dan inklusif.
Selain di Pangkalpinang, PT TIMAH juga menghadirkan fasilitas ruang publik di wilayah operasional lainnya, termasuk di Kundur. Berbagai kegiatan bersama masyarakat juga terus dilakukan untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang publik tersebut. (*)

