Ketahanan fisik dan mental yang biasa ia latih saat menaklukkan jalur pendakian seolah menjadi modal berharga selama menjalani pemusatan latihan Paskibraka yang berat. Semangat pantang menyerah itu kian terpatri karena ia menyimpan impian besar masa depan: menjadi seorang Polisi Wanita (Polwan).

Disiplin, kepemimpinan, dan nilai-nilai kebangsaan yang ia serap selama bertugas sebagai Paskibraka kini menjadi pijakan awal baginya untuk kelak mengenakan seragam cokelat kepolisian.

“Yang Tertakar Tidak Akan Tertukar”

Memiliki impian besar di usia muda tentu diwarnai tantangan dan keraguan. Namun, Ramadhani memegang teguh moto hidupnya: “Masuk ke satu jalan menuju cita-cita.” Ketika fokus sudah ditetapkan, tidak ada alasan untuk berbalik arah.

Pesan hangat pun ia titipkan untuk rekan-rekan sebaya dan generasi muda di seluruh penjuru daerah:

“Jangan pernah berpikir untuk gagal, karena apa yang sudah tertakar untukmu tidak akan pernah tertukar.”

Malam setelah penurunan bendera usai, senyum lega mengembang di wajah Rosdi dan Sunarti. Langkah Dhani bersama saudara kembarnya di lapangan hari itu telah membuktikan bahwa dedikasi, doa orang tua, dan kerja keras tak pernah menghianati hasil. Satu jalan menuju cita-cita telah dibuka, dan langkah awal itu telah diukir dengan sangat indah di bawah naungan Merah Putih.