Ia menambahkan, para peserta Paskibraka hendaknya tidak hanya dikenal karena seragam dan kemampuan baris-berbaris, tetapi juga karena prestasi, akhlak, kedisiplinan, kepedulian sosial dan sikap sebagai generasi muda yang berintegritas.

“Jangan hanya dikenal karena seragam Paskibraka. Tetapi dikenal karena prestasi, sikap, sopan santun, kedisiplinan dan kepedulian kepada sesama,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Ridwan turut menyampaikan penghargaan kepada para pelatih, pembina, instruktur dan panitia yang telah bekerja keras dalam membimbing para peserta selama proses Diklat berlangsung.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para orang tua dan keluarga peserta yang telah memberikan dukungan penuh sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik.

Menurutnya, keberhasilan pembentukan karakter Paskibraka tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk keluarga dan lingkungan pendidikan.

Menjelang pelaksanaan tugas pengibaran bendera pada rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Ridwan berpesan agar seluruh Paskibraka melaksanakan amanah tersebut dengan penuh kebanggaan dan tanggung jawab.

“Ketika kalian berdiri di hadapan Merah Putih, ingatlah bahwa yang kalian bawa bukan hanya nama pribadi. Ada nama keluarga, sekolah, Kabupaten Bangka, dan bangsa Indonesia. Laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” pesannya.

Ia berharap pengalaman selama menjadi Paskibraka dapat menjadi bekal berharga bagi para peserta untuk melanjutkan pendidikan, meraih prestasi, dan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Kabupaten Bangka.

“Tegakkan kepala, luruskan langkah, kibarkan Merah Putih dengan penuh kebanggaan. Jadilah generasi muda Kabupaten Bangka yang berkarakter, berprestasi, disiplin, dan cinta Tanah Air,” pungkas Ridwan.