“Kami berharap PT TIMAH menjadi motivasi bagi pelaku usaha lain untuk melakukan hal yang sama,” harap Miwani.

Dukungan tersebut dirasakan langsung oleh Zahara (68), pemilik usaha Donat Esku. Ia mengaku mendapatkan peningkatan penjualan saat berjualan di kawasan eks Lapangan Golf PT TIMAH selama rangkaian perayaan HUT ke-81 RI.

Zahara yang menjajakan makanan dan minuman kekinian mengatakan ramainya masyarakat memberikan dampak positif terhadap omzet usahanya.

“Alhamdulillah, ramai pembeli dan dagangan laris manis. Keuntungan berjualan di sini lumayan dibandingkan hari-hari biasa,” ungkapnya.

Zahara yang tergabung dalam UMKM Sukarno Hatta juga bersyukur mendapatkan kesempatan berjualan melalui lapak yang difasilitasi DKUP Bangka Barat dan PT TIMAH.

“Terima kasih kepada DKUP dan PT TIMAH karena sudah diajak berjualan di sini. Kami tidak dipungut biaya apa pun saat berjualan. Selain itu, kami juga sering diajak berjualan di Wisma Majapahit PT TIMAH ketika ada event-event,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Rahma, salah satu pedagang aksesori. Ia mengaku senang bisa memanfaatkan momentum perayaan HUT ke-81 RI untuk berjualan sekaligus mendapatkan kesempatan memperkenalkan produknya kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, dagangan banyak yang laku dibeli. Saya sangat senang, selain bisa mendapatkan hiburan dan menonton gerak jalan, sekaligus bisa mencari rezeki di sini,” katanya.

Rahma berharap kesempatan bagi pelaku UMKM untuk berjualan dalam berbagai kegiatan yang digelar di lingkungan PT TIMAH dan Kabupaten Bangka Barat dapat terus berlanjut.

“Semoga ke depan kalau ada event lainnya kami bisa dilibatkan kembali. Terima kasih PT TIMAH dan DKUP,” harapnya.

Melalui penyediaan ruang promosi dan pemasaran seperti ini, kehadiran PT TIMAH tidak hanya mendukung kemeriahan kegiatan masyarakat, tetapi juga membuka peluang bagi UMKM lokal untuk meningkatkan penjualan, memperluas pasar, dan semakin dikenal masyarakat. (*)