Menebar Keberkahan: 151 Anak di Pangkalpinang Antusias Ikuti Khitanan Massal PT Timah
Apresiasi serupa disampaikan Reni, warga Gebek 2. Ia mengetahui informasi khitanan massal tersebut dari saudaranya dan langsung mendaftarkan anaknya.
Menurutnya, program khitanan gratis PT TIMAH memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama keluarga yang membutuhkan.
“Terbantu dan sangat terbantu. Terima kasih untuk PT TIMAH sudah membantu kami,” katanya.
Sementara itu, suasana kegembiraan juga dirasakan anak-anak yang telah menyelesaikan proses khitanan. Selain mendapatkan layanan medis secara gratis, setiap peserta juga memperoleh paket hadiah dari PT TIMAH.
Salah satu peserta, Fathan, 9 tahun, mengaku sempat merasa gugup sebelum masuk ke ruangan khitanan. Suara beberapa anak yang menjalani proses khitanan sempat membuatnya takut.
Namun, rasa khawatir itu berkurang setelah ia bertemu dengan dokter dan perawat. Proses khitanan yang berlangsung cepat membuatnya kembali merasa tenang.
“Sebelumnya sedikit takut, pas sudah selesai bahagia,” kata Fathan.
Ia mengatakan proses khitanan tidak berlangsung lama dan rasa sakit yang dirasakan juga tidak terlalu berat. Fathan bahkan menggambarkan rasa saat disuntik obat bius seperti sengatan lebah.
“Sakitnya itu kayak lebah nyengat kita,” ujarnya polos.
Fathan mengaku senang bisa mengikuti khitanan massal gratis tersebut. Ia juga gembira mendapatkan paket hadiah dan uang insentif setelah mengikuti kegiatan.
“Senang dapat duit,” tutupnya. (*)

