Festival Gema Ekraf II Pangkalpinang Jadi Ruang Kreativitas dan Penggerak UMKM
Saparudin mengatakan kegiatan tersebut sekaligus menjawab aspirasi anak-anak muda Pangkalpinang yang sebelumnya meminta adanya kembali festival band sebagai ruang berekspresi.
“Mereka datang kepada saya, ‘Pak Wali, kapan kita buat acara festival band? Kami sudah lama sekali tidak ada kegiatan-kegiatan festival band.’ Maka berterima kasih kita kepada BI, kepada Dinas Pariwisata yang sudah menyelenggarakan festival band ini,” ungkapnya.
Ia berharap lomba band tidak hanya berorientasi pada perebutan juara, tetapi mampu menjadi ruang bagi musisi muda untuk mengembangkan kemampuan, memperluas jaringan, serta terus berkarya.
“Saya berharap dengan lomba ini tidak hanya menjadi ajang untuk mencari juara, tetapi juga menjadi wadah bagi anak-anak muda dan para musisi untuk mengembangkan bakat, membangun jejaring, serta terus berkarya dan berinovasi,” kata Saparudin.
Dalam kesempatan itu, Saparudin turut mengingatkan bahwa Bangka Belitung memiliki talenta musik yang mampu menembus tingkat nasional hingga internasional. Ia menyebut almarhum Idang Rasjidi sebagai salah satu putra Bangka Belitung yang memiliki kiprah besar di dunia musik.
Tak hanya musik, keberadaan sekitar 40 tenant ekonomi kreatif dan UMKM juga menjadi bagian penting dalam festival tersebut. Saparudin menilai produk yang ditampilkan tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga menggambarkan kreativitas dan keterampilan masyarakat daerah.
Pemerintah Kota Pangkalpinang, lanjutnya, berkomitmen memberikan dukungan terhadap kegiatan masyarakat, termasuk dukungan moral, material, perizinan, promosi, serta membuka ruang kolaborasi bagi pelaku usaha dan ekonomi kreatif.
“Kami Pemerintah Kota Pangkalpinang selalu mendukung, baik itu dukungan moral, material, maupun perizinan kepada mereka yang melaksanakan kegiatan-kegiatan di Kota Pangkalpinang ini,”tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya datang dan menikmati festival, tetapi turut memberikan dukungan nyata dengan membeli produk lokal.
“Mari kita dukung bersama-sama kegiatan-kegiatan seperti ini dengan hadir meramaikan, kita apresiasi karya anak-anak bangsa kita. Dan kita belanjakan produk-produk lokal sebagai bentuk dukungan nyata terhadap UMKM dan ekonomi kreatif daerah,” ajaknya.
Saparudin berharap Festival Gema Ekraf II dapat memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat, terutama dalam memperkuat ekonomi kreatif, mempromosikan potensi daerah, sekaligus memperluas jejaring antara pemerintah, Bank Indonesia, pelaku usaha, komunitas, dan masyarakat.
“Mari kita jadikan Kota Pangkalpinang menjadi kota yang semakin kreatif, produktif, inovatif, dan terbuka terhadap berbagai inovasi,” pungkasnya.

