Pemkab Bateng Submit 153 Inovasi Daerah, Bidik Insentif Fiskal hingga Rp10 Miliar
Jumlah tersebut merupakan hasil kerja Tim Bappelitbangda yang mendapat dukungan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bangka Tengah.
Efrianda juga optimistis Bangka Tengah berpeluang memperoleh insentif fiskal apabila seluruh proses penilaian dilakukan secara objektif berdasarkan data dan sistem yang telah ditetapkan.
“Kalau dari hitung-hitungan informasi yang kami dapat, ya mungkin angkanya Rp1 sampai Rp10 miliar. Mudah-mudahan kita dapat. Secara adil, karena semuanya by data dan by system, ya kita harusnya dapat,” ujarnya.
Sebagai informasi, Indeks Inovasi Daerah (IID) merupakan instrumen penilaian yang digunakan Kementerian Dalam Negeri melalui Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) untuk mengukur tingkat inovasi serta kematangan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di daerah.
Hasil penilaian IID juga menjadi salah satu bagian penting dalam ajang Innovative Government Award (IGA).
Adapun hasil akhir penilaian akan menentukan predikat daerah, mulai dari Sangat Inovatif, Inovatif, Kurang Inovatif, hingga Tidak Dapat Dinilai.
Dengan berhasilnya 153 inovasi yang disubmit, Pemkab Bangka Tengah optimistis mampu meraih predikat Sangat Inovatif sekaligus meningkatkan peluang memperoleh insentif fiskal yang nantinya dapat mendukung pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

