Bagi pihak sekolah, kunjungan tersebut merupakan bagian dari proses pembelajaran di luar lingkungan sekolah. Guru pendamping SMKN 1 Tanjungpandan, Yuli Yulianti mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari kokurikuler sekaligus kunjungan industri bagi para siswa.

“Materi yang disampaikan juga sangat relate dengan mereka. TKJ dan RPL itu kan mempelajari hal-hal yang salah satunya memang dilaksanakan di DiskominfoSP. Jadi anak-anak bisa melihat langsung, ternyata ilmu yang mereka pelajari itu digunakan di kantor-kantor, termasuk untuk mengatur jaringan di Beltim,” kata Yuli.

Menurut Yuli, pengalaman melihat langsung penerapan ilmu tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan siswa mengenai penggunaan kompetensi TKJ dan RPL di dunia kerja.

“Harapannya wawasan anak-anak jauh lebih banyak. Mereka mengenal kenyataan langsung di lapangan, bagaimana penggunaan ilmu pengetahuan yang mereka pelajari, baik TKJ maupun RPL,” ujarnya.

Yuli juga berharap kunjungan serupa dapat kembali dilakukan pada tahun berikutnya sehingga kerja sama dengan DiskominfoSP Beltim dapat terus berlanjut.

Melihat Dunia IT dari Dekat

Bagi Nirmala Dewi, salah seorang siswa SMKN 1 Tanjung Pandan, kunjungan tersebut memberikan gambaran yang lebih nyata mengenai dunia IT yang selama ini dipelajarinya di sekolah.

Dewi mengaku senang karena mendapatkan pengetahuan baru, terutama setelah melihat berbagai perangkat teknologi yang sebelumnya belum pernah dilihatnya secara langsung.

“Saya sangat senang karena banyak mendapatkan pengetahuan tentang dunia kerja dan juga dunia IT. Yang menarik, banyak teknologi hardware dan software yang cukup lengkap dan mungkin baru pertama kali saya lihat secara langsung,” ungkapnya.

Menurut Dewi, kunjungan tersebut juga membuatnya semakin memahami pentingnya teknologi dalam pekerjaan sehari-hari, termasuk bagaimana teknologi dapat membantu pekerjaan menjadi lebih efisien.

“Ternyata pengembangan teknologi di era sekarang sangat penting untuk kebutuhan sehari-hari. Dengan adanya teknologi, pekerjaan juga bisa lebih efisien,” katanya.

Sebagai siswa RPL, Dewi juga merasa materi dan pengalaman yang diperolehnya relevan dengan bidang yang sedang dipelajari.

“Sangat relate, karena saya bisa mengetahui RPL itu kalau di dunia kerja seperti apa dan tantangan yang harus kita hadapi di dunia kerja,” pungkasnya.

Sumber: beltim.go.id