Pasca-kejadian tragis tersebut, situasi di sekitar Desa Mancung dilaporkan menegang. Keresahan melanda masyarakat setempat, bahkan sebagian warga mulai berencana melakukan aksi untuk memburu, menangkap, dan memusnahkan buaya yang diduga telah menyerang korban.

Menanggapi gejolak ini, aparat kepolisian dari Polsek Kelapa langsung turun ke lapangan untuk menenangkan warga dan melakukan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket).

“Kami memahami keresahan masyarakat, namun kami mengimbau agar tidak melakukan tindakan sendiri terhadap satwa liar. Kami akan berkoordinasi dengan pemerintah desa dan instansi terkait untuk penanganannya,” ujar Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, mewakili Kapolres AKBP Helen Simanjuntak, Rabu (26/8/2026).

Pihak kepolisian kini melarang keras warga beraktivitas di sekitar muara atau sungai yang menjadi habitat buaya untuk mencegah adanya korban susulan. Polsek Kelapa juga terus bersiaga di sekitar lokasi guna memonitor pergerakan satwa liar tersebut serta menjaga situasi keamanan tetap kondusif.