Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, yang turut mengikuti Salat Istisqa mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk ikhtiar pemerintah bersama masyarakat untuk memohon pertolongan Allah SWT agar segera menurunkan hujan.

“Salat Istisqa ini kita lakukan sebagai salah satu ikhtiar. Semoga Allah SWT segera menurunkan hujan yang membawa berkah bagi masyarakat Bangka Tengah. Ini adalah sebuah usaha yang kita lakukan, selain tentunya kita tetap berupaya menghadapi kondisi kemarau yang terjadi,” ujar Algafry.

Menurutnya, kondisi kemarau panjang perlu disikapi secara bersama-sama. Selain memanjatkan doa, pemerintah dan masyarakat juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

Masyarakat diimbau tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api, mengingat kondisi lingkungan yang masih kering.

Algafry berharap Salat Istisqa menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian dan kebersamaan masyarakat dalam menghadapi dampak kemarau.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus berdoa dan berikhtiar serta menjaga lingkungan agar potensi kebakaran dapat diminimalkan hingga hujan kembali turun.