“Guna menekan angka penularan, upaya pencegahan dan pengendalian HIV terus diperluas dengan menyasar berbagai kelompok masyarakat. Ibu hamil menjadi sasaran utama dan diwajibkan mengikuti pemeriksaan screening HIV untuk mendeteksi kasus lebih awal serta mencegah penularan ke bayi,” ujarnya Selasa (1/8/2026).

Selain ibu hamil, screening juga menyasar tempat-tempat yang dinilai memiliki populasi berisiko tinggi, seperti kafe dan pusat hiburan. Sebagian besar kasus HIV di Bangka Selatan ditemukan melalui pemeriksaan di rumah sakit, khususnya di wilayah Toboali yang menjadi pusat rujukan dan penanganan pasien.

“Pemkab Bangka Selatan akan terus memperkuat langkah edukasi dan pemeriksaan dini agar penanganan pasien dapat dilakukan lebih optimal. Masyarakat yang masuk dalam kelompok sasaran pun diimbau untuk aktif mengikuti pemeriksaan kesehatan tersebut,” tutup Slamet.