Bawa Gagasan Energi Danau, Siswa SMA Muhammadiyah Toboali Lolos Program Kelana Kementerian LH
“Kami sangat terharu dan bangga atas pencapaian Raditya. Ini adalah buah dari kerja keras, kepedulian terhadap lingkungan, serta ketekunannya dalam belajar. Semoga kehadiran Raditya di ajang nasional ini bisa membawa nama baik sekolah, Kabupaten Bangka Selatan, dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” ujarnya.
Dalam program ini, Raditya membawa gagasan aksi bertajuk optimalisasi potensi danau dan perairan lokal di Bangka Selatan. Ia menggagas konsep edukasi masyarakat mengenai pentingnya menjaga kelestarian kualitas air danau agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan, baik sebagai penyeimbang ekosistem maupun sebagai sumber energi terbarukan skala komunitas. Pendekatan inovatif dan aplikatif inilah yang berhasil mencuri perhatian tim penilai Kementerian LH.
Raditya sendiri mengaku tidak menyangka bisa lolos dan mewakili Bangka Belitung di program bergengsi tersebut. Ia berharap pengalaman dan ilmu yang didapatkannya selama di Bandung bisa ditularkan kepada teman-teman sebaya saat kembali ke Bangka Selatan nanti.
“Saya sangat bersyukur atas kesempatan emas ini. Bersaing dengan peserta hebat dari seluruh Indonesia memberikan motivasi besar bagi saya. Di Bandung, saya ingin menyerap ilmu sebanyak-banyaknya tentang pengelolaan lingkungan agar nantinya bisa saya terapkan di Toboali dan menginspirasi anak muda lainnya untuk lebih peduli pada bumi,” tutur Raditya.
Melalui keikutsertaan Raditya dalam Program Kelana Kementerian LH, SMA Muhammadiyah Toboali kian mengukuhkan komitmennya dalam mendukung pengembangan minat, bakat, serta karakter berwawasan lingkungan bagi seluruh peserta didik. Pencapaian ini diharapkan dapat memantik semangat pelajar lain di Bangka Belitung untuk terus berprestasi di tingkat nasional.

