Ekspor Bangka Belitung Juli 2026 Melonjak 88,61 Persen, Didorong Permintaan Timah ke Tiongkok
Pasar Asia masih menjadi penampung utama produk timah dari Bangka Belitung, dengan Tiongkok sebagai tujuan ekspor terbesar. Sepanjang Januari hingga Juli 2026, Tiongkok menyerap 47,38 persen dari total ekspor timah dengan nilai mencapai US$516,97 juta. Khusus di bulan Juli 2026 saja, ekspor timah ke Tiongkok menyumbang US$125,56 juta.
Secara keseluruhan, akumulasi ekspor timah ke lima negara tujuan utama Tiongkok, Korea Selatan, India, Singapura, dan Jepang mencapai US$875,28 juta sepanjang Januari–Juli 2026. Kelompok negara ini menguasai 80,21 persen pangsa pasar timah Bangka Belitung ke seluruh dunia.Secara cumulative-to-cumulative (Januari–Juli 2026 dibanding Januari–Juli 2025), total ekspor ke lima negara utama tersebut tumbuh 25,53 persen.
Tiongkok mencatatkan lonjakan permintaan tertinggi hingga 123,50 persen, disusul India yang naik 14,56 persen dan Korea Selatan sebesar 13,77 persen. Sebaliknya, pengiriman ke Singapura dan Jepang mengalami penurunan masing-masing sebesar 66,17 persen dan 10,63 persen.

