Kick Off SMK Go Global, Pemkot Pangkalpinang Bekali Peserta Keterampilan dan Mental Kerja
“Juga diberikan bekal-bekal untuk kepribadian, kemudian mental, supaya mereka siap kerja di luar negeri dan bisa bertahan, struggle-lah istilahnya,” katanya.
Saparudin menyebut peserta program tersebut nantinya diarahkan untuk bekerja di Arab Saudi. Pemerintah pun memastikan proses keberangkatan dilakukan melalui jalur resmi sebagai pekerja migran Indonesia.
Ia meminta para orang tua tidak perlu khawatir karena peserta yang bekerja melalui jalur legal akan mendapatkan fasilitasi dan perlindungan dari pemerintah, mulai dari proses pengurusan keberangkatan hingga dukungan melalui perwakilan pemerintah Indonesia di negara tujuan.
“Bagi orang tua tidak perlu khawatir anaknya karena mereka diawasi juga oleh pemerintah kita. Kita di sana ada Kedutaan, kemudian juga ada Atase di negara tujuan,” jelasnya.
Saparudin menegaskan seluruh rangkaian pembinaan bagi peserta dalam program ini diberikan secara gratis. Ia juga memastikan program SMK Go Global tidak berhenti pada batch pertama, tetapi akan dilanjutkan dengan batch berikutnya.
“Ya, ada batch lagi,” tegasnya.
Melalui program SMK Go Global, Saparudin berharap semakin banyak anak muda Pangkalpinang yang memiliki keterampilan, keberanian dan kesiapan untuk mengambil peluang kerja di tingkat internasional, namun tetap melalui jalur resmi dan mendapatkan perlindungan pemerintah.

