“Kami berharap ke depan bahasa daerah bisa menjadi bagian dari kurikulum muatan lokal di sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Bangka Selatan,” ujar Suharyanto saat ditemui di ruang kerjanya.

Kemeriahan acara diawali dengan arakan Telok Seroja yang diiringi penampilan drumband siswa-siswi. Rombongan start dari gerbang sekolah dan mengitari kawasan pemukiman warga di Jalan Mayor Munzir, Kelurahan Teladan, Kecamatan Toboali.

Para tamu undangan menyimak dengan khusyuk lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh para peserta khataman. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pengawas Sekolah, Sopiandi, S.Pd.SD., yang mewakili Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Selatan, serta Ketua Komite Sekolah, Erdian, S.H., M.H.

Menutup rangkaian kegiatan, Kepala SDN 10 Toboali turut menyampaikan pesan pelestarian budaya melalui sebuah bait pantun berbahasa daerah:

Buah hago buah pepaya…
Buah hago bewarna mirah…
Agar terjago adat budaya…
Kite lestarikan bahasa daerah…