Meski Kebutuhan Peralatan Kurang Rp700 Juta, Beltim Tetap Targetkan 3 Besar di Porprov VII Babel
Selain kebutuhan personel, masih terdapat kebutuhan peralatan pertandingan dan perlombaan yang nilainya mencapai sekitar Rp700 juta lebih. Kebutuhan tersebut menjadi salah satu fokus yang harus dicarikan solusi sebelum pelaksanaan Porprov.
Hendro yang didampingi Sekretaris KONI Ferizal menyebut keberadaan atlet mandiri menjadi bukti semangat cabang olahraga dalam mempertahankan atlet hasil pembinaan. Para atlet tersebut bahkan mendapat dukungan dari orang tua masing-masing agar tetap dapat mengikuti Porprov.
“Sayang kalau anak-anak ini tidak berangkat sementara potensi dan peluang mereka ada. Orang tua mereka bersepakat untuk memberangkatkan secara mandiri,” ungkap Hendro.
Dengan adanya kemandirian ini, Ferizal menambahkan semangat tersebut patut diapresiasi. Ia mencontohkan pengalaman sebelumnya ketika atlet Kabupaten Beltim yang berangkat secara mandiri mampu meraih prestasi di tingkat lebih tinggi.
“Ini yang kita apresiasi. Mereka sudah membina atlet dan tim. Ketika peluangnya ada, mereka berusaha agar atlet tetap bisa bertanding,” ujar Ferizal
Berupaya Berada di Tiga Besar, Kejar Target Prestasi
Di sisi lain, Khairil yang didampingi Wakil Ketua Kontingen, Idwan Fikri meminta seluruh pengurus cabang olahraga, pelatih dan atlet memperkuat koordinasi untuk mengejar target prestasi. Dari 26 cabang olahraga yang dipertandingkan, Kabupaten Beltim hanya akan mengikuti sekitar 22 cabang olahraga.
Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian karena setiap cabang olahraga memiliki peluang untuk menyumbangkan medali bagi kontingen.
“Kita usahakan semaksimal mungkin. Kalau hasilnya bisa lebih tinggi, kita genjot lagi. Ketua cabor, pelatih dan atlet harus benar-benar berkolaborasi untuk mencapai satu tujuan,” kata Khairil.
Mantan Camat Gantung ini menambahkan, keterbatasan anggaran tidak boleh mengurangi semangat kontingen untuk memberikan penampilan terbaik. Sebaliknya, kondisi tersebut harus menjadi pemicu bagi seluruh unsur kontingen untuk bekerja lebih efektif dan bertanggung jawab.
“Kalau memang target kita tiga, kita kuatkan supaya tiga. Yang penting semua bergerak bersama dan bertanggung jawab terhadap apa yang sudah dipercayakan,” ujarnya.
Rapat tersebut sekaligus menjadi bagian dari konsolidasi awal untuk memastikan kebutuhan kontingen, mekanisme keberangkatan, pembagian tugas, hingga dukungan pendanaan. Diharapkan segala kebutuhan dapat diselesaikan sebelum pelaksanaan Porprov VII Kepulauan Bangka Belitung di Pangkalpinang, Bangka dan Bangka Tengah November 2026 mendatang.

