Ketua Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI Kol Mar Inggit Dahana Setyawawan mengatakan karhutla tidak hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat hingga aktivitas perekonomian.

“Karhutla merupakan ancaman lintas sektoral yang dapat berdampak terhadap lingkungan, kesehatan masyarakat hingga perekonomian,” katanya.

Ia menegaskan pencegahan harus menjadi prioritas dengan mengedepankan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, aparat terkait dan masyarakat.

“Upaya pencegahan harus menjadi prioritas karena mencegah jauh lebih baik daripada menanggulangi karena itu kita bersinergi dalam menghadapi bencana karhutla khususnya di daerah yang terdampak,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0431/Bangka Barat Letkol Czi Fadil menyampaikan pihaknya telah melakukan pendataan titik sumur bor yang dapat mendukung penanganan karhutla. Pembangunan sumur bor diarahkan berada dekat permukiman agar selain membantu penanganan kebakaran, sumber air tersebut juga dapat dimanfaatkan masyarakat untuk kebutuhan air bersih.

“Kami mendapat perintah dari komando atas untuk titik sumur bor karhutla agar didata dan kami sudah mendata khususnya sumur bor untuk karhutla,” kata Fadil.