“Semoga prestasi mereka nanti bisa memotivasi adik-adik yang lain untuk ikut berprestasi di tingkat nasional,” kata Khairil.

Tembus Seleksi Nasional

Pembimbing tim, Ustadz Nurul Adly menjelaskan sebelumnya tiga santriwati,  Adinda (17), Feby Dwi Aulia (16), dan Nadifha Sepira Ramadani (16) peringkat pertama tingkat provinsi. Kemudian, mereka kembali diseleksi bersama pemenang peringkat kedua untuk menentukan wakil Babel pada ajang nasional.

“Mendekati beberapa bulan, sekitar dua bulan lalu, peringkat satu dan peringkat dua provinsi itu diseleksi kembali sampai akhirnya mereka yang terpilih untuk ke nasional,” ujarnya.

Menurut Nurul Adly, pencapaian tersebut menjadi catatan tersendiri karena Beltim baru pertama kali meraih posisi tersebut sekaligus lolos ke tingkat nasional pada cabang Syarhil Al-Qur’an.

“Untuk Belitung Timur khususnya memang perdana. Yang juara satu di provinsi pun perdana dan yang terpilih nasional juga,” katanya.

Dikatakan Nurul Adly, menghadapi lomba nasional, tim tidak hanya menyiapkan satu materi. Mereka harus menguasai empat judul syarhil yang telah dipersiapkan. Nantinya, salah satu judul akan ditentukan melalui pengundian sekitar 24 jam sebelum penampilan, sehingga ketiganya harus siap dengan seluruh materi yang telah disiapkan.

Format tersebut menjadi tantangan tersendiri karena masing-masing anggota memiliki peran yang harus saling mendukung dalam satu penampilan. Nurul Adly mengatakan, persiapan terus dilakukan untuk memastikan mereka siap menghadapi materi yang nantinya terpilih.

Menjelang keberangkatan, ia menilai dukungan dari Pemkab Beltim yang diberikan kepada peserta juga penting untuk menjaga kesiapan mental.

“Anak-anak termotivasi karena didukung oleh pemerintah daerah. Paling tidak mendekati hari H penampilan ini, tinggal sekitar tiga empat hari lagi, mentalnya semakin dikuatkan,” pungkasnya.