Pemkab Bateng Buka Job Fair Mini 2026, Ada 151 Lowongan Kerja dari 15 Perusahaan

BANGKA TENGAH, TIMELINES.ID – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah terus berupaya memperluas akses masyarakat terhadap kesempatan kerja. Salah satunya melalui pelaksanaan Job Fair Mini Kabupaten Bangka Tengah Tahun 2026 yang resmi dibuka yang ditandai dengan penabuhan gong oleh Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, di Gedung Serba Guna Bangka Tengah, Rabu (09/09/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTK) Kabupaten Bangka Tengah tersebut mempertemukan pencari kerja secara langsung dengan dunia usaha, yang dilaksanakan selama dua hari yakni 09 sampai 10 September 2026.

Bupati mengatakan, Job Fair Mini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dalam memberikan kemudahan kepada masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai peluang kerja.

“Alhamdulillah, sudah kita buka kegiatan Job Fair Tahun 2026 Bangka Tengah. Kurang lebih 15 perusahaan membuka lowongan pekerjaan yang diberikan kepada masyarakat,” ucap Algafry.

Ia menjelaskan, lowongan yang tersedia tidak hanya berasal dari perusahaan yang beroperasi di Bangka Tengah, tetapi juga membuka peluang kerja di sejumlah wilayah lainnya.

“Intinya, Pemkab melalui dinas terkait memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengetahui informasi lowongan pekerjaan dan peluang kerja. Kami juga memberikan arahan serta kemudahan kepada masyarakat mengenai persyaratan dan hal-hal yang perlu dipersiapkan dalam melamar pekerjaan,” jelasnya.

Algafry menilai kegiatan tersebut menjadi penting karena sebagian masyarakat masih belum terbiasa mengikuti pola rekrutmen melalui job fair. Oleh karena itu, Pemkab Bangka Tengah akan terus mendorong kegiatan serupa agar masyarakat semakin terbiasa memanfaatkan berbagai peluang kerja yang tersedia.

“Walaupun sederhana, terkadang masyarakat belum terbiasa untuk memulai kegiatan seperti ini. Insyaallah mudah-mudahan ke depannya juga akan kita berikan yang terbaik kepada masyarakat supaya masyarakat sudah terbiasa dengan pola seperti ini dan mereka dimudahkan untuk mendapatkan pekerjaan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Algafry menyebut job fair juga menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mendukung penyerapan tenaga kerja sekaligus menekan angka pengangguran.

“Sebelumnya, masyarakat mungkin kesulitan memperoleh informasi mengenai lowongan pekerjaan. Dengan kemudahan yang kami berikan, peluang masyarakat untuk mendapatkan pekerjaan menjadi lebih besar,” katanya.

Bupati juga menekankan bahwa dunia kerja saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya mengandalkan ijazah, tetapi juga memiliki kompetensi, keterampilan, sikap kerja, kedisiplinan, kemampuan berkomunikasi, serta kemauan untuk terus belajar dan berkembang. Ia mengajak para pencari kerja agar memanfaatkan kesempatan tersebut dengan mempersiapkan diri sebaik mungkin.