4. Hadits tentang tambah kemuliaan
“Tidaklah seorang hamba memaafkan kecuali Allah menambah kemuliaannya. Dan tidaklah seseorang merendahkan diri karena Allah, kecuali Allah mengangkat derajatnya.”
(HR. Muslim)

Kisah Rahasia Penghuni Surga

Suatu hari, Rasulullah ﷺ bersabda: “Sebentar lagi akan muncul seorang penghuni surga.” Lalu seorang lelaki Anshar masuk, jenggotnya masih basah air wudhu, memegang sandal di tangan kiri. Hal ini terjadi tiga hari berturut-turut.

Abdullah bin Amr bin Ash ingin tahu rahasianya, lalu izin menginap tiga malam. Ternyata ibadahnya biasa saja. Akhirnya ia bertanya terus terang. Lelaki itu menjawab:

“Tidak ada amalan istimewa, hanya saja: aku tidak pernah menyimpan dendam atau kebencian kepada sesama Muslim, dan tidak pernah iri dengki atas kebaikan yang Allah berikan kepada orang lain. Dan setiap malam sebelum tidur, aku memaafkan semua orang yang bersalah kepadaku hari itu.”

Abdullah terenyum: “Inilah yang mengantarkanmu ke surga, dan inilah yang paling sulit kami lakukan.”

(Hadits riwayat Imam Ahmad, disahihkan Syu’aib Al-Arnauth)

Penutup

Memaafkan bukan berarti membiarkan kesalahan berlalu begitu saja. Memaafkan berarti melepaskan beban dendam yang justru paling berat menekan hati kita sendiri. Menulis kesalahan orang di atas pasir, mengukir kebaikan di atas batu itulah tanda hati yang lapang.

Semoga Allah membersihkan hati kita dari iri, dengki, dan dendam. Semoga kita termasuk orang-orang yang setiap malam pulang dengan hati bersih, bebas dari beban menyimpan kesalahan orang lain.

Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.