Jaga Identitas Sejiran Setason, Pemkab Babar Kembangkan Tradisi Sedekah Kampung Jadi Wisata Unggulan

Markus menegaskan, keberadaan tradisi ini bernilai krusial dalam menjaga identitas dan keberagaman budaya lokal di Bumi Sejiran Setason. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat telah memasukkan Sedekah Kampung Desa Simpang Tiga ke dalam Pokok Pikiran Kebudayaan Daerah (PPKD) Kabupaten Bangka Barat Tahun 2025–2029 untuk kategori adat istiadat.
Melalui legalitas dan dukungan anggaran tersebut, pemerintah daerah berkomitmen mendorong perlindungan serta pengembangan tradisi ini ke depan. Markus menilai, Sedekah Kampung memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi objek wisata budaya unggulan, baik di tingkat kabupaten maupun di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Harapannya, tradisi seperti ini dapat terus dipertahankan dan dikembangkan sebagai bagian dari kekayaan budaya lokal kita,” pungkasnya.
Dengan dukungan yang konsisten, Pemkab Bangka Barat berharap pesta adat ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. Tradisi ini ditargetkan terus hidup di tengah masyarakat, diwariskan kepada generasi penerus, sekaligus memperkuat sektor pariwisata berbasis budaya lokal yang mampu menggerakkan ekonomi daerah.


