“Kita ingin kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi ruang untuk menumbuhkan kreativitas, kecintaan terhadap budaya daerah, serta rasa bangga terhadap identitas Bangka Selatan. Melalui karya seni, anak-anak dan masyarakat dapat mengenal budaya kita dengan cara yang menyenangkan dan kreatif,” ujarnya.

Elizia juga mengajak masyarakat untuk turut memeriahkan rangkaian Kemilau Pesona Bangka Selatan dengan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan yang telah disiapkan.

“Mari kita manfaatkan momentum ini untuk berkarya, berkreasi dan bersama-sama menjaga serta memperkenalkan kekayaan budaya Bangka Selatan. Semoga semakin banyak generasi muda yang tertarik untuk mengenal dan melestarikan budaya daerah,” ungkapnya.

Lomba Melukis Tudung Saji menjadi salah satu kegiatan yang memiliki nilai khusus karena mengangkat tudung saji sebagai objek kreativitas. Tudung saji tidak hanya memiliki fungsi dalam kehidupan masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari kekayaan kerajinan dan budaya masyarakat Bangka Selatan.

Melalui kegiatan melukis tudung saji, peserta diberikan kesempatan untuk menuangkan gagasan dan kreativitas dalam bentuk karya seni dengan mengangkat berbagai inspirasi dari budaya dan kehidupan masyarakat Bangka Selatan.

Sementara Lomba Mewarnai diharapkan dapat menjadi wadah bagi anak-anak untuk mengembangkan daya imajinasi, kreativitas, ketelitian dan keberanian dalam berkarya sejak usia dini.

Rangkaian kegiatan tersebut sekaligus memperkuat semangat Kemilau Pesona Bangka Selatan sebagai momentum untuk mengenalkan potensi seni, budaya dan kreativitas masyarakat kepada khalayak yang lebih luas.

Masyarakat Bangka Selatan diharapkan dapat turut mendukung dan memeriahkan kegiatan tersebut dengan mengajak keluarga maupun komunitas untuk berpartisipasi.

Mari berkarya, berkreasi dan bersama-sama mengangkat pesona budaya Bangka Selatan melalui kreativitas. ***