Hal serupa dirasakan Karnadi, warga Kecamatan Damar. Ia mengatakan kondisi antrean yang lebih pendek membuat dirinya memilih tetap mengisi Pertalite di SPBU.

“Biasanya lihat antrean panjang, sampai putar balik aku. Hari ini sepi, jadi baguslah daripada dicampur-campur yang antre,” ujarnya.

Karnadi berharap kondisi antrean tetap terkendali sehingga masyarakat tidak perlu menunggu terlalu lama saat mengisi BBM.

“Mudah-mudahan tidak susah lagi mengantre supaya nyaman juga kami bekerja,” harapnya.

Kebijakan tersebut turut dirasakan Muhammad Junaidi, warga Dusun Kampong Arab, Desa Kurnia Jaya, yang mengatakan waktu tunggu pengisian Pertalite kini lebih singkat.

“Sebenarnya kalau sifatnya membantu masyarakat ini sangat oke. Kalau hari ini sudah terlihat bagus,” kata Junaidi.

Ia membandingkan waktu tunggu yang dirasakannya saat ini dengan kondisi sebelumnya.

“Biasanya setengah jam lebih mengantre, ini paling hanya 10 menit, perbedaannya sangat ada, jadi sangat membantu,” lanjutnya.

Berdasarkan pantauan pada pukul 09.00–10.00 WIB, antrean sepeda motor di SPBU Desa Padang relatif sedikit dan tidak lagi mengular hingga keluar area SPBU. Pada beberapa kondisi ketika antrean sedang sepi, pengguna bahkan dapat langsung melakukan pengisian dengan waktu tunggu sekitar satu hingga dua menit.