General Manager Swiss-Belhotel Pangkalpinang Dewi Noviarini mengatakan, hospitality memiliki peran yang lebih luas dari sekadar menyediakan tempat menginap, tetapi juga menjadi bagian dari pengalaman wisatawan dalam mengenal sebuah kota.

“Kami ingin setiap tamu yang datang ke Swiss-Belhotel Pangkalpinang tidak hanya mendapatkan pengalaman menginap yang nyaman, tetapi juga mengenal lebih dekat cerita, budaya dan berbagai destinasi yang menjadi bagian dari Pangkalpinang dan Bangka Belitung. Melalui hospitality, kami berharap dapat ikut memperkenalkan potensi daerah kepada setiap tamu yang berkunjung,” ujarnya.

Bagi wisatawan yang menjadikan Pangkalpinang sebagai titik eksplorasi, lokasi akomodasi menjadi bagian penting dalam perjalanan. Berada di pusat kota, Swiss-Belhotel Pangkalpinang memiliki akses dekat dengan sejumlah landmark seperti House of Lay, Alun-Alun Taman Merdeka, Masjid Kubah Timah dan Museum Timah Indonesia.

Dengan perpaduan antara destinasi, sejarah, kuliner dan hospitality, perayaan 269 tahun Pangkalpinang dapat menjadi kesempatan bagi wisatawan untuk melihat kota ini tidak sekadar sebagai tempat persinggahan, tetapi sebagai bagian dari perjalanan untuk mengenal lebih dekat Bangka Belitung.